Akhir-akhir ini kita menyaksikan berbagai bencana alam silih berganti menghampiri. Tak hanya di negeri kita Indonesia, melainkan juga di beberapa negara lain di belahan dunia. Bencana alam ini tentu selain akan merugikan berupa harta, jiwa dan bangunan, juga akan menyisakan luka yang mendalam bagi para korban.
Di sinilah keberadaan relawan di perlukan dalam membantu para korban. Tak terkecuali mahasiswa yang dengan Tri Dharma Perguruan Tingginya, maka hal ini merupakan salah satu perwujudan dari pengabdian kepada masyarakat. Bantuan yang diberikan bisa berupa materi (uang dan bahan makanan) maupun non materi (menghibur korban).
Dengan terjunnya mahasiswa ke ranah-ranah sosial di samping meringankan beban korban bencana, maka efek lain yang akan muncul adalah klarifikasi terhadap anggapan bahwa mahasiswa hanya orang yang bergelut dengan teori, sok tau, suka demo, rusuh dan sebagainya. Namun mahasiswa juga bisa menempatkan diri dalam masyarakat serta punya kepekaan sosial yang tinggi.
Sabtu, 28 Mei 2011
Kelompok Belajar Mengaji KOMUNI
Dalam minggu ini di Komisariat HMI Unitri ada sesuatu yang baru. Yaitu terbentuknya kelompok belajar mengaji yang diprakarsai bidang PTKP. Banyak yang tertarik belajar, tak hanya anggota, pengurus pun ikut belajar bersama-sama. Ada tiga jenis pembelajaran yang dipelajari, yang pertama adalah kelompok yang belajar pada tahap awal (pengenalan huruf dan menyambungkan huruf, kelompok kedua mempelajari makhrojul huruf, memperlancar bacaan, panjang pendek dan intonasi, kelompok ketiga mempelajari hukum dan ilmu tajwid dalam membaca Al Quran.
Dari beberapa kelompok juga ada yang berminat mempelajari Tilawatil Qur'an. Tilawatil Qur'an merupakan seni membaca indah Al Quran yang didalamnya terdapat bebrapa kaidah dan aturan disamping hukum dan ilmu tajwid. Maka seseorang yang ingin mempelajari tilawatil Qur'an hendaknya telah menguasai hukum tajwid dan lancar bacaannya.
Dari beberapa kelompok juga ada yang berminat mempelajari Tilawatil Qur'an. Tilawatil Qur'an merupakan seni membaca indah Al Quran yang didalamnya terdapat bebrapa kaidah dan aturan disamping hukum dan ilmu tajwid. Maka seseorang yang ingin mempelajari tilawatil Qur'an hendaknya telah menguasai hukum tajwid dan lancar bacaannya.
Langganan:
Postingan (Atom)
